This Story happened many summers ago. There was a young flower in the desert where all was dry and sad looking.
Cerita ini terjadi kira-kira musim panas yang lalu.
It was growing by itself, enjoying every day, and saying to the sun , “When shall I be grown up?” And the sun would say, be patient. Each time I touch you, you grow a little.” And she was so pleased because she would have a chance to bring beauty to one corner of the desert. And this is all she wanted, to bring a little bit of beauty to this world. One day a hunter came by and stepped on her. She was going to die and she felt so sad. Do you know why? It was not because she was dying, but because she would not have a chance to bring a little bit of beauty to that corner of the desert. The Great Spirit saw her and was listening. He took pity and said,”She should be alive.” Then, he reached down and touched her and gave her life.
Dia tumbuh sendiri, menikmati setiap hari dan berkata kepada matahari,”Kapan aku jadi besar?” Dan matahari akan mengatakan,”Bersabarlah. Stiap waktu aku menyinarimu, kamu tumbuh sedikit.” dan dia sangat senang karena dia akan mempunyai sebuah kesempatan untuk membawa kecantikannya ke satu sudut gurun. Dan ini semua dia inginkan, untuk membawa sedikit kecantikannya ke dunia ini. Suatu hari seorang pemburu datang dan menginjak dia. Dia akan mati dan merasa sangat sedih. Tahukah kamu mengapa? Bukan karena dia sedang sekarat, tapi karena dia tidak akan mempunyai satu kesempatan untuk membawa sedikit kecantikannya ke sudut gurun. Roh Agung melihat dia, dan mendengar. Dia kasihan padanya dan berkata, ”Dia harus hidup.” Kemudian, dia menjangkaunya dan menyentuhnya dan memberinya hidup.
Finally, she grew up to be a beautiful flower and that corner of the desert became so beautiful because of her.
Akhirnya, dia tumbuh menjadi bunga yang cantik dan sudut gurun menjadi sangat indah karena dia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar